Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru Sebagai Peneliti Dalam Pendidikan

Guru sebagai peneliti dalam pendidikan – Seorang guru yaitu praktisi dalam dunia pendidikan. Melaksanakan serangkaian proses pembelajaran, di dalam ruang maupun luar ruangan kelas. Proses itu dimulai dari sebuah perencanaan dan diakhiri dengan penilaian atau evaluasi.

 Melaksanakan serangkaian proses pembelajaran Guru Sebagai Peneliti Dalam Pendidikan

Penilaian terhadap proses pelaksanaan peran guru sebetulnya tidak hanya oleh pihak luar. Dalam hal ini, katakanlah kepala sekolah atau pengawas dari dinas yang terkait. Justru guru sendiri juga berkepentingan dalam melakukan penilaian sendiri.

Penilaian itu ditujukan terhadap proses maupun hasil pembelajaran melalui penelaahan dan penelitian langsung. Artinya, guru bersangkutan menyadari ada kasus dan guru tersebut juga yang akan melakukan tindakan untuk memecahkan kasus pembelajarannya secara mandiri.

Ternyata, guru itu juga seorang peneliti di samping praktisi pendidikan. Penelitian yang dilakukan guru bersifat internal. Dilakukan dalam lingkup kelas dan konteks pembelajaran. Penelitian ini dikenal dengan istilah penelitian tindakan kelas, disingkat PTK.  

Dasar pelaksanaan PTK sangat sederhana. Guru menyadari ada kasus dalam menjalankan proses pembelajaran. Masalah tersebut sangat mengganggu. Selain itu, kasus itu sangat perlu diselesaikan atau dicarikan jalan keluarnya.

Selama ini, guru juga telah menyadari bahwa pembelajaran memiliki berbagai kasus dan permasalahan. Hanya saja, guru tidak sempat mencatat, mengagendakan, serta mengambil tindakan penyelesaian kasus secara terstruktur dan teradministrasi.

Konsep PTK menghendaki adanya pengagendaan berbagai kasus mengganjal yang dialami oleh guru dalam melakukan pembelajaran. Setelah itu dilanjutkan dengan planning penyelesaian kasus dalam bentuk tertulis maupun tidak. 

Kemudian guru mencoba menerapkan tindakan apa yang telah ditetapkan untuk mengatasi masalah. Terakhir, guru merefleksi atau melihat bagaimana hasil tindakan yang telah diterapkan. 


Jika masih belum menyelesaikan masalah, maka guru perlu menyusun tindakan berikutnya. Akhirnya, PTK itu menjadi sebuah siklus yang berkelanjutan.

Kesimpulannya, PTK itu dilaksanakan secara berdikari oleh guru untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran maupun hasil pembelajaran. PTK tidak sama dengan penelitian pada umumnya dimana tujuannya untuk menguji hipotesis. 

Akan tetapi PTK merupakan upaya berdikari untuk menyelesaikan masalah nyata pembelajaran yang dialami oleh masing-masing guru.



Sumber https://www.duniaedukasi.my.id/

Posting Komentar untuk "Guru Sebagai Peneliti Dalam Pendidikan"